AirAsia Resmi Masuki Bisnis Ride Hailing

AirAsia Resmi Masuki Bisnis Ride Hailing

AirAsia meluncurkan akhirnya meluncurkan layanan Ride Hailingnya sendiri yang diberi julukan AirAsia Ride. Layanan ride-hailing ini akan memperkuat fokus pada transportasi penumpang maskapai dari dan ke bandara.

Seperti industry penerbangan lainnya, maskapai ini juga tengah berjuang mempertahankan bisnisnya karena pandemic covid 19 dan banyaknya pembatasan mobilitas.

Saat ini layanan AirAsia Ride baru tersedia di Malaysia dan baru mencakup area Klang Valley. Layanan ini sendiri bisa dinikmati melalui aplikasi AirAsia di bagian Ride.

CEO AirAsia, Tony Fernandes, menyebutkan jika perusahaannya juga berencana membuka layanan AirAsia Ride di Negara lain termasuk Thailand, Singapura, Filipina, dan Indonesia. Tony sendiri menyebutkan jika ia menginginkan AirAsia Ride memiliki tingkat keselamatan yang tinggi seperti maskapainya. Dan seluruh pengemudinya telah mengikuti program vaksinasi.

Untuk menunjukkan keseriusannya soal keselamatan AirAsia Ride, Tony menunjuk Chief Safety Officer, Capt Lim Chiew Shan di AirAsia sebagai CEO dari AirAsia Ride. Tony beralasan jika bisnis Ride Hailing adalah bisnis yang termasuk “zero-sum game” dan karenanya penting bagi AirASia untuk memberikan prioritas kepada keselamatan penumpang dan juga kesejahteraan pengemudi.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, AirAsia Ride akan menjadi pemain baru yang akan mengubah wajah industry ride hailing dan perjalanan. Menurut Amanda Woo, CEO AirAsia App, AirAsia tidak hanya menawarkan pengalaman mengantarkan penumpang dari satu titik ke titik lainnya namun AirAsia akan menawarkan pengalaman yang menyeluruh dari penumpang maskapai dari sebelum penerbangan, selama penerbangan, dan sesudah penerbangan.

Tony sendiri menyebutkan jika 1 tahun ke depan, AirAsia akan memperkuat bisnis grup perjalanannya dan pemesanan dan AirASia akan juga menjajal bisnis pengiriman ekspress, drone, termasuk e wallet besutan AirAsia.

Sebelumnya AirAsia memiliki ambisi dengan mengembangkan super apps dan terjun dalam bisnis pengiriman makanan dan bahan makanan dengan meluncurkan layanannya sendiri. Tony Fernandes dalam kesempatan sebelumnya juga telah menyebutkan niat perusahaannya maskapainya untuk mengembangkan super apps dan berupaya menjadi pemain dominan di Asia Tenggara. Sebelumnya AirAsia telah melakukan akuisisi usaha rintisan makanan Malaysia, DeliverEat dan juga mengakuisisi bisnis Gojek di Thailand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *