Beberapa Aturan Penting Yang Wajib Diketahui Oleh Pemudik

Kurang dari seminggu lagi jutaan masyarakat Indonesia akan menghadapi arus mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 2022. Kementerian Perhubungan memprediksi akan ada 85.5 juta orang yang melakukan mudik pada tahun ini, dimana puncaknya diperkirakan terjadi pada tanggal 29-29 April 2022. Mudik tahun ini pun terasa lebih spesial, karena untuk pertama kalinya pemerintah memperbolehkan masyarakat melakukan mudik lebaran setelah absen dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Melakukan mudik di tengah pandemi tentu ada persiapan ekstra yang tidak terdapat pada mudik-mudik sebelumnya. Penyebaran virus Covid-19 terutama varian Omicron yang belum sepenuhnya tuntas mengharuskan pemudik membekali diri dengan hal-hal yang menunjang pelaksanaan protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer, dan menjaga jarak saat sedang berada di tengah keramaian seperti di rest area.

Namun tidak hanya menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, para pemudik baik yang menggunakan mobil pribadi maupun transportasi umum untuk menuju ke kampung halaman, wajib mengetahui beberapa peraturan yang berkaitan dengan perjalanan yang dilakukan nantinya. Berikut adalah beberapa peraturan yang musti diketahui, yaitu :

Aturan Vaksinasi Covid-19

Pada saat pemerintah memutuskan bahwa tahun 2022 ini masyarakat boleh melakukan mudik, yang menjadi salah satu fokusnya adalah soal vaksinasi. Bagi para pemudik diimbau untuk sudah melakukan vaksin ketiga atau booster. Namun bukan berarti untuk mereka yang belum tidak boleh melakukan perjalanan mudik.

Terkait dengan syarat vaksinasi ini, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin booster tidak diharuskan untuk menunjukan surat tes Covid baik itu antigen maupun PCR. Namun bagi masyarakat yang baru mendapatkan dua dosis vaksin, wajib menyertakan surat tes antigen saat hendak mudik. Sedangkan bagi mereka yang baru mendapat satu dosis vaksin wajib menyertakan hasil tes PCR.

Aturan Batas Kecepatan Kendaraan

Bagi para pemudik yang hendak melewati jalan tol, maka aturan ini patut untuk Anda perhatikan. Mulai bulan April 2022, Korlantas Polri telah menempatkan beberapa speed camera di titik-titik rawan kecelakaan khususnya di jalan Tol Trans Jawa. Adapun para pemudik nantinya tidak boleh melebihi batas kecepatan 120 km/jam. Jika melanggar maka kamera Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) akan menangkap gambar plat nomor  kendaraan Anda.

Nantinya gambar yang ditangkap akan diverifikasi terlebih dahulu dan setelahnya bukti pelanggaran akan dikirimkan ke alamat pelanggar, dan pelanggar wajib untuk membayarkan dendanya. Penerapan ETLE ini bertujuan untuk menghindari konflik antara petugas dan pelanggar di lapangan.

Aturan Perjalanan Mudik Untuk Anak-Anak

Pada 19 April 2022 kemarin Satgas Covid-19 mengeluarkan ketentuan untuk anak berusia 6-17 tahun yang hendak melakukan mudik. Ketentuan tersebut tertuang di dalam Addendum Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Berbeda dengan aturan orang dewasa pada poin satu di atas, bagi anak dan remaja berusia 6-17 tahun yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin tidak wajib untuk menunjukan surat tes antigen ataupun PCR. Hal ini dikarenakan anak dan remaja di rentang usia tersebut belum boleh melakukan vaksin booster. “Harapannya dengan ada peraturan ini mereka dapat mendampingi orang tuanya melakukan perjalanan mudik”, tutur Menkes saat konferensi pers daring.

Nah bagi Anda yang ingin melakukan mudik, jangan lupa untuk perhatikan beberapa peraturan dan syarat di atas ya! Agar mudik tetap nyaman dan aman bagi diri kita sendiri maupun orang lain.

Mau bisnis anda naik kelas? Segera resmikan usaha anda dengan PT Perorangan! Mulai dari IDR 500 ribu, anda sudah dapat mendirikan PT Perorangan dan menjalankan usaha anda tanpa kuatir.

Segera  resmikan bisnis anda di BukaUsaha by NgertiHukum.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published.