Cara Mendapatkan Kartu Keluarga Untuk Perkawinan Yang Tidak Tercatat

Cara Mendapatkan Kartu Keluarga Untuk Perkawinan Yang Tidak Tercatat

UU No 1 Tahun 1974 dan UU No 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan jika perkawinan yang sah tidak hanya dilakukan menurut hukum agamanya masing – masing namun juga wajib untuk dicatatkan. Namun pada praktiknya, masih ditemukan banyak pasangan yang tidak mencatatkan perkawinannya.

Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), menjelaskan jika pasangan yang tidak atau belum mencatatkan perkawinannya tetap bisa mendapatkan kartu keluarga. Menurutnya karena semua penduduk wajib terdata di dalam kartu keluarga. Ia juga menjelaskan jika Kementerian Dalam Negeri bukan menikahkan pasangan namun hanya mencatat telah terjadinya perkawinan.

Oleh sebab itu, pasangan yang tidak atau belum mencatatkan perkawinannya tetap bisa memperoleh Kartu Keluarga (KK), sama halnya dengan perkawinan yang tercatat secara resmi di Kementerian Agama. Syaratnya juga sangat mudah yakni hanya dengan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) kebenaran pasangan suami istri diketahui dua orang saksi.

Untuk mendapatkan contoh tentang surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) kebenaran pasangan suami istri diketahui dua orang saksi dapat diperoleh disini.

Pengaturan perkawinan yang tidak tercatat namun mendapatkan KK ini diatur melalui beleid Permendagri No 108 tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 Tentang Persyaratan Dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk Dan Pencatatan Sipil Kependudukan dan Permendagri No 109 Tahun 2019 Tentang Formulir Dan Buku Yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan

Meski mendapatkan kritikan bahwa dengan aturan baru akan dianggap bahwa kehadiran surat nikah tak lagi dibutuhkan dikarenakan akan timbul asumsi bahwa bermodal kartu keluarga saja sudah cukup sebagai bukti atas pernikahannya.

Selain itu hukum juga mengatur jika pembuktian adanya perkawinan tersebut, yang menurut aturan dibuktikan dengan Kutipan Akta Nikah, yang diterbitkan oleh Pegawai Pencatat Nikah atau Kutipan Akta Perkawinan oleh Catatan Sipil.

Kementerian Dalam Negeri menjelaskan jika ada perbedaan penulisan status kawin di dalam KK. Dalam perkawinan yang tidak tercatat, maka akan dituliskan kawin belum tercatat. Sementara perkawinan yang sudah tercatat di dalam KK akan dituliskan kawin tercatat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *