Cara Mendirikan CV, Firma, dan Persekutuan Perdata

Cara Mendirikan CV, Firma, dan Persekutuan Perdata

Pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya akan mendirikan badan usaha. Salah satu bentuk badan usaha yang dapat didirikan adalah badan usaha yang bukan badan hukum (non badan hukum). Ada 3 bentuk badan usaha yang bukan badan hukum yaitu CV, Firma dan Persekutuan Perdata. Sebelum mendirikan CV, Firma dan Persekutuan Perdata, pelaku usaha harus paham dulu dengan tata cara pendirian dari persekutuan tersebut yaitu:

  1. Persekutuan Firma

yang selanjutnya disebut Firma adalah persekutuan yang menjalankan usaha secara terus menerus dan setiap sekutunya berhak bertindak atas nama persekutuan. Dasar hukum dari firma diatur pada Pasal 16-35 KUHD, berdasarkan ketentuan pada Pasal 22 KUHD yaitu perseroan-perseroan firma harus didirikan dengan akta otentik, tanpa adanya kemungkinan untuk disangkalkan terhadap pihak ketiga, bila akta itu tidak ada. Dimana dalam petikan akta otentik harus memuat:

  1. nama, nama kecil, pekerjaan dan tempat tinggal para persero firma;
  2. pernyataan firmanya dengan menunjukkan apakah perseroan itu umum, ataukah terbatas pada suatu cabang khusus dari perusahaan tertentu, dan dalam hal terakhir dengan menunjukkan cabang khusus itu;
  3. penunjukan para persero, yang tidak diperkenankan bertanda tangan atas nama firma;
  4. saat mulai berlakunya perseroan dan saat berakhirnya;
  5. dan selanjutnya, pada umumnya, bagian-bagian dari perjanjiannya yang harus dipakai untuk menentukan hak-hak pihak ketiga terhadap persero.

2. Persekutuan Komanditer (Commanditaire Vennotschaap)

yang selanjutnya disebut CV adalah persekutuan yang didirikan oleh satu atau lebih sekutu komanditer dengan satu atau lebih sekutu komplementer, untuk menjalankan usaha secara terus menerus. Dasar hukum dari CV diatur pada Pasal 19 KUHD yaitu Perseroan yang terbentuk dengan cara meminjamkan uang atau disebut juga perseroan komanditer, didirikan antara seseorang atau antara beberapa orang persero yang bertanggung jawab secara tanggung-renteng untuk keseluruhannya, dan satu orang atau lebih sebagai pemberi pinjaman uang. Pendirian CV tidak diatur secara khusus di dalam KUHD, akan tetapi oleh karena CV merupakan Firma maka untuk pengaturan CV juga diberlakukan ketentuan pasal 22 KUHD.

3. Persekutuan Perdata (maatschap)

Persekutuan ini menjalankan profesi secara terus menerus dan setiap sekutunya bertindak atas nama sendiri serta bertanggung jawab sendiri terhadap pihak ketiga. Dasar hukum dari persekutuan perdata diatur pada Pasal 1618 KUHPerdata yaitu perseroan perdata adalah suatu persetujuan antara dua orang atau lebih, yang berjanji untuk memasukkan sesuatu ke dalam perseroan itu dengan maksud supaya keuntungan yang diperoleh dari perseroan itu dibagi di antara mereka. Menurut pasal tersebut persekutuan perdata didirikan atas dasar perjanjian, namun untuk kepastian hukum baik bagi para pendiri maupun pihak ketiga yang berhubungan dengan persekutuan pada umumnya persekutuan perdata dibuat dengan Akta Otentik, dalam hal ini Akta Notaris.

Sesuai dengan Pasal 23 KUHD yaitu  firma dan CV diwajibkan untuk mendaftarkan akta pendirian yang telah dibuat dalam register yang disediakan pada kepaniteraan raad van justitie (pengadilan negeri) daerah hukum tempat kedudukan perseroan itu.

Namun untuk melaksanakan pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik maka pemerintah mengeluarkan Permenkumham No. 17 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Persekutuan Komanditer, Persekutuan Firma, dan Persekutuan Perdata, dimana sesuai peraturan ini ada beberapa langkah-langkah untuk mendirikan CV, Firma dan Persekutuan Perdata yaitu:

  1. Melakukan permohonan nama

Nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata yang diajukan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. ditulis dengan huruf latin;
  2. belum dipakai secara sah oleh CV, Firma, dan Persekutuan Perdata lain dalam Sistem Administrasi Badan Usaha;
  3. tidak bertentangan dengan ketertiban umum dan/atau kesusilaan;
  4. tidak sama atau tidak mirip dengan nama lembaga negara, lembaga pemerintah, atau lembaga internasional kecuali mendapat izin dari lembaga yang bersangkutan; dan
  5. tidak terdiri atas angka atau rangkaian angka, huruf, atau rangkaian huruf yang tidak membentuk kata.

2. Membuat akta pendirian

Membuat akta pendirian dilakukan oleh Notaris. Minuta akta pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata yang paling sedikit memuat:

  1. identitas pendiri yang terdiri dari nama pendiri, domisili, dan pekerjaan;
  2. kegiatan usaha;
  3. hak dan kewajiban para pendiri; dan
  4. jangka waktu CV, Firma, dan Persekutuan Perdata.

3. Melakukan permohonan pendaftaran CV, Firma dan Persekutuan Perdata

Setelah itu Notaris dapat melakukan permohonan pendaftaran CV, Firma dan Persekutuan Perdata melalui Sistem Administrasi Badan Usaha yang harus diajukan paling lama 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal akta pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata telah ditandatangani.

Adapun dokumen pendukung untuk melakukan pendaftaran yaitu:

  1. pernyataan secara elektronik dari Pemohon yang menyatakan bahwa dokumen untuk pendaftaran CV, Firma, dan Persekutuan Perdata telah lengkap;
  2. pernyataan dari Korporasi mengenai kebenaran informasi pemilik manfaat CV, Firma, dan Persekutuan Perdata.
  3. Akta pendirian CV, Firma dan Persekutuan Perdata dan fotokopi surat keterangan mengenai alamat lengkap CV, Firma dan Persekutuan Perdata
  4. pernyataan secara elektronik yang menyatakan format isian pendaftaran dan keterangan mengenai dokumen pendukung telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta pemohon bertanggung jawab penuh terhadap format isian pendaftaran dan keterangan tersebut.

4. Penerbitan SKT CV, Firma, dan Persekutuan

Apabila permohonan pendaftaran diterima Kemenkumham akan menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dan notaris dapat langsung melakukan pencetakan sendiri SKT CV, Firma, dan Persekutuan Perdata, menggunakan kertas berwarna putih ukuran F4/folio dengan berat 80 (delapan puluh) gram yang wajib ditandatangani dan dibubuhi cap jabatan oleh Notaris serta memuat frasa yang menyatakan “Surat Keterangan Terdaftar ini dicetak dari Sistem Administrasi Badan Usaha”.

Dalam hal permohonan pendaftaran pendirian, CV, Firma dan Persekutuan Perdata tidak dapat diajukan secara elektronik karena disebabkan oleh:

  1. Notaris yang tempat kedudukannya belum tersedia jaringan internet; atau
  2. Sistem Administrasi Badan Usaha tidak berfungsi sebagaimana mestinya berdasarkan pengumuman resmi oleh Menteri,

Pemohon dapat mengajukan permohonan secara nonelektronik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *