[Free Webinar] Mendorong Komitmen Pemerintah Melaksanakan RPJMN 2020 – 2024 Dalam Kebijakan Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Tembakau

[Free Webinar] Mendorong Komitmen Pemerintah Melaksanakan RPJMN 2020 – 2024 Dalam Kebijakan Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Tembakau

Pendahuluan

Kebijakan penyederhanaan struktur tarif cukai tembakau merupakan sebuah keniscayaan yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah khususnya jajaran Kementerian Keuangan. Kebijakan penyederhanaan struktur tarif cukai tembakau telah diperintahkan dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024.

Sebagaimana diketahui RPJMN 2020-2024 merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program Presiden hasil Pemilihan Umum tahun 2019. RPJMN memuat strategi pembangunan nasional, kebijakan umum, Proyek Prioritas Strategis, program Kementerian/ Lembaga dan lintas Kementerian/ Lembaga, arah pembangunan kewilayahan dan lintas kewilayahan, Prioritas Pembangunan, serta kerangka ekonomi makro yang mencakup gambaran perekonomian secara menyeluruh termasuk arah kebijakan fiskal dalam rencana kerja yang berupa kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif. RPJMN berfungsi sebagai pedoman bagi Kementerian/ Lembaga dalam menyusun Rencana Strategis Kementerian/ Lembaga.

Dalam RPJMN 2020-2024, kebijakan cukai melalui penyederhanaan struktur tarif cukai tembakau merupakan bagian dalam upaya pemerintah dalam menjaga kesinambungan fiskal khususnya kebijakan pemerintah dalam melakukan penggalian potensi penerimaan negara. Pemerintah menargetkan pendapatan negara meningkat menjadi 12,9-14,6 persen PDB pada tahun 2024, dengan rasio perpajakan mencapai 10,7-12,3 persen pada tahun 2024. Hal ini dicapai melalui perbaikan yang berkelanjutan baik dari sisi administrasi maupun kebijakan perpajakan. Langkah penyederhanaan struktur tarif cukai hasil tembakau merupakan bagian dari upaya reformasi fiskal dan optimalisasi perpajakan.

Namun hingga saat ini, implementasi penyederhanaan struktur tarif cukai belum terlaksana. Padahal, Kementerian Keuangan sudah mengeluarkan PMK 77/2020 sebagai penjawantahan rencana strategis Kemenkeu dalam mewujudkan RPJMN 2020-2024, termasuk melaksanakan penyederhanaan struktur tarif cukai. Untuk mengingatkan kembali mandat RPJMN 2020-2024 tentang kebijakan penyederhanaan struktur tarif cukai hasil tembakau.


Jadwal & Platform

  • Waktu: Kamis, 28 Oktober 2021, pukul 10.00 – 12.00 WIB
  • Platform: Webinar

Narasumber & Materi

  • Olivia Herlinda ( Policy Director of CISDI)

Riset CISDI tentang Kebijakan Cukai Rokok di Indonesia: Buntungnya Negara Untungnya Industri

  • Bhima Yudhistira (Director CELIOS)

Reformasi fiskal melalui kebijakan penyederhanaan struktur tarif cukai hasil tembakau dan dampaknya pada persaingan usaha yang adil

  • Abdillah Ahsan (Direktur SDM UI & Peneliti Senior PEBS FEB UI)

Mengapa penyederhanaan struktur tarif cukai hingga saat ini belum terlaksana?

  • Febrio Nathan Kacaribu (Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu)*

RPJMN 2020-2024, Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2020-2024 dan Kebijakan penyederhanaan struktur tarif cukai hasil tembakau

*) Dalam konfirmasi


Moderator

Wahyu Wagiman, M.H., Managing Director BHR Institute


Fasilitas

  • Materi narasumber
  • Sertifikat Elektronik

  • Pendaftaran


Informasi

belajar@learninghub.id |  +62 882-1011-7027 (whatsapp only)

4 thoughts on “[Free Webinar] Mendorong Komitmen Pemerintah Melaksanakan RPJMN 2020 – 2024 Dalam Kebijakan Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Tembakau

  1. Hal yang terpenting untuk di ketahui bagi Seluruh rakyat indonesia mengenai pnyederhanaan bia cukai pajak ini, Apalagi bagi kalangan jelata. Webinar ini Sangat bermanfaat sekali bagi kami, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *