Gotong Royong Warga Melawan Covid 19

Gotong Royong Warga Melawan Covid 19

Dengan naik jumlah kasus Covid 19, dimana tercatat pada 6 Juli 2021, terdapat tambahan 31.189 kasus positif COVID-19 yang menambah jumlah total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 2,34 juta. Hal ini juga mencatatkan 61.868 orang kehilangan nyawanya dan ada 15.863 orang telah sembuh.

Tentu saja melonjaknya kasus Covid 19 di Indonesia telah membuat antrean puluhan pasien COVID-19 di instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit khususnya di Jabodebek. Selain itu, hampir di seluruh Jawa pemandangan pasien Covid-19 yang harus diinfus di luar rumah sakit, terbaring koma di koridor dengan tempat tidur darurat, hingga ketersediaan oksigen yang menipis terjadi.

Meski pemerintah telah menetapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali namun nyatanya hampir seluruh rumah sakit di Jawa dan Bali penuh terisi, sehingga pemerintah juga telah menargetkan penambahan kapasitas ICU dan ruang isolasi, termasuk konversi tempat tidur, penambahan alat, dan tenaga kesehatan.

Kabar gembiranya adalah, meski didera beragam kesulitan, inisatif warga dalam bentuk gotong royong kembali hadir. Gotong royong yang dilandasi oleh sifat kerelaan untuk mengorbankan sebagian tenaga, materi, waktu, dan juga pikiran digerakkan oleh rasa solidaritas bahwa aktivitas yang dilakukan guna kemaslahatan bersama. Tradisi gotong royong yang melibatkan banyak orang dan berorientasi pada kepentingan bersama ini menjadi salah satu jalan keluar bagi warga dalam upaya melawan Covid 19.

Salah satu inisiatif gotong royong adalah Gerakan Tabung Oksigen untuk Kemanusian yang dimotori oleh Juanli. Gerakan yang dimulai pada Januari 2021 saat ini memiliki relawan mencapai puluhan orang yang tersebar di di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Romo Sandyawan Sumardi juga telah menginisiasi gerakan kemanusiaan yang diberi nama ‘Patungan Rakyat’ untuk memenuhi kebutuhan  tabung oksigen dan ventilator.

Selain gerakan – gerakan tersebut, muncul juga berbagai gerakan lain seperti Penggalangan Dana Saling Jaga Warga yang Terdampak Pandemi yang diinisiasi oleh Agus Mulyadi dan Kalis Mardiasih. Gerakan ini pada dasarnya bertujuan untuk membantu warga khususnya tenaga kesehatan, relawan, dan warga ekonomi lemah yang terdampak Covid-19.

Beberapa situs gotong royong berbagi informasi juga bermunculan yang bertujuan untuk memudahkan warga untuk mengakses berbagai informasi seputar Covid 19 yang bisa diakses dan dimanfaatkan banyak orang.

Faiz Ghifari insiator platfom Urun Daya COVID 19 menjelaskan jika platformnya memiliki 2 tujuan yaitu yang pertama kita bisa mendapat informasi yang sudah diberikan oleh kontributor, dan yang kedua kita bisa menyumbangkan informasi.

Ainun Najib, inisiator platform Warga Bantu Warga merupakan wujud nyata masyarakat yang ikut ambil bagian membantu pemerintah yang sedang kesulitan menangani pandemi. Dalam platform tersebut terdapat berbagai sumber-sumber informasi yang esensial, kemenkes, hotline pemerintah, pencarian tabung oksigen, ambulans, rumah sakit, dan informasi penting lainnya

Berbagai inisiatif gotong royong ini merupakan hal yang patut didukung oleh kita semua agar kita mampu menyelamatkan lebih banyak warga dalam pandemi covid 19 ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *