Ini Loh Fungsi Bahu Jalan di Tol!

Di 2022 ini Pemerintah membolehkan masyarakat Indonesia untuk melakukan mudik lebaran, tentu saja masyarakat menyambut ini dengan gembira karena sejak tahun 2020 atau sudah 2 tahun pemerintah melarang masyarakat untuk mudik. Mudik dapat diartikan sebagai “pulang kampung” yang selalu dilakukan masyarakat Indonesia menjelang perayaan Idul Fitri tiba. Umumnya mudik lebaran dilakukan oleh segenap umat beragama Islam yang berada di perantauan atau bertempat tinggal jauh dari kampung halaman mereka. Kebiasaan ini dilakukan pada 7 (tujuh) hari sebelum lebaran hingga 7 (tujuh) hari sesudah hari raya tersebut.

Antusiasme masyarakat untuk mudik sangat tinggi di tahun 2022 ini, bahkan Kasubdit BPKP Ditregident Korlantas Polri Purwadi Wahyu Anggoro bahkan menyampaikan bahwa 23 juta kendaraan roda empat dan 17 juta kendaraan roda dua diprediksi akan melintasi jalan tol maupun nasional.

Apa yang dimaksud dengan jalan tol?

Berdasarkan PP No. 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, yang dimaksud dengan jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar tol. Penggunaan jalan tol meliputi penggunaan jalur lalu lintas, penggunaan bahu jalan, median, dan gerbang tol.

Namun, dalam perjalanan mudik lebaran 2022 saat ini masih banyak pengemudi yang berhenti di bahu jalan untuk beristirahat. Oleh karena itu, Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi mengimbau masyarakat yang lewat jalan tol untuk tidak berhenti di bahu jalan kecuali darurat.

Hal ini sesuai dengan Pasal 41 ayat (2) yang menyebutkan bahwa penggunaan bahu jalan diatur sebagai berikut:

  1. digunakan bagi arus lalu lintas pada keadaan darurat;Yang dimaksud dengan keadaan darurat adalah keadaan yang sebagian atau seluruh jalur lalu lintas tidak dapat berfungsi karena antara lain kejadian kecelakaan lalu lintas, pekerjaan pemeliharaan.
  2. diperuntukkan bagi kendaraan yang berhenti darurat;Pada dasarnya kendaraan tidak diperkenankan berhenti di sepanjang jalur bahu jalan. Yang dimaksud dengan kendaraan berhenti darurat adalah kendaraan yang berhenti sebentar karena keadaan darurat yang disebabkan antara lain kendaraan mogok, menertibkan muatan, gangguan lalu lintas, gangguan fisik pengemudi.
  3. tidak digunakan untuk menarik/menderek/ mendorong kendaraan;
  4. tidak digunakan untuk keperluan menaikkan atau menurunkan penumpang dan/atau barang dan/atau hewan;
  5. tidak digunakan untuk mendahului kendaraan.

Mau membuat perjanjian, pernyataan, ataupun dokumen hukum lainnya tanpa repot dan gratis? Anda dapat membuat beragam dokumen hukum untuk berbagai keperluan pribadi anda.

Segera kunjungi DokumenHukum.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published.