Kenapa PKPA Masih Diadakan Secara Online?

Kenapa PKPA Masih Diadakan Secara Online?

Di situasi pandemi Covid 19 seperti saat ini, pemerintah menetapkan berbagai pembatasan kegiatan terutama kegiatan yang mengundang keramaian. Tujuannya adalah untuk mengurangi, bahkan menghentikan, penyebaran Covid 19. Alhasil, segala bentuk interaksi dengan banyak orang memang harus diminimalisir.

PPKM Level 4 yang tidak hanya diterapkan di Jawa dan Bali namun juga termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, adalah salah satu respon dari pemerintah untuk mempercepat penanganan Covid 19.

Keramaian termasuk interaksi yang sering dilakukan terutama mengikuti kegiatan pelatihan/pendidikan secara tatap muka menjadi hal yang harus dihindari oleh banyak pihak, termasuk para penyelenggara pelatihan. Tak heran, jika banyak perusahaan termasuk individu, menunda ataupun membatalkan berbagai pertemuan ataupun pelatihan yang dilakukan secara tatap muka.

Meski demikian, masih ada langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan karir professional yaotu mengikuti berbagai pelatihan secara online / daring. Pelatihan online secara umum tidak berbeda dengan pelatihan tatap muka biasa. Namun training online tentu memiliki berbagai keterbatasan, salah satunya adalah soal interaksi. Interaksi antara peserta dan pengajar termasuk interaksi di antara peserta menjadi terbatas. Situasi ini tentu tidak ditemukan dalam training yang sifatnya tatap muka

Sehubungan dengan situasi pandemi Covid 19 pula, penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), yang umumnya diselenggarakan secara tatap muka menjadi berbasis online. Namun jangan kuatir, materi ataupun kurikulum PKPA tetap tidak berubah. Meski Online, kurikulum PKPA sama sekali tidak ada perubahan. Yang berubah hanya mengenai cara penyelengaraan.

Menurut Riesta Aldillah, Chancelor ICJR Learning Hub, penyelenggarakan PKPA secara Online ini juga merupakan bagian dari komitmen NgertiHukumID untuk bergotong royong menangani pandemi Covid 19 di Indonesia. Meskipun online, namun penyelengaraan PKPA Online juga diawasi secara ketat oleh DPN PERADI untuk menjaga mutu dan kualitas penyelenggaraan, jelas Riesta.

Sebagai penyelenggara PKPA, Riesta memastikan semua proses belajar – mengajar berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, untuk menjaga interaksi dan silaturahmi diantara peserta, pihaknya juga selalu membuat Channel Whatsapp khusus untuk para peserta PKPA yang diselenggarakan oleh ICJR Learning Hub.

Riesta juga membagikan tips agar peserta PKPA Online dapat lebih efektif dalam mengikuti kelas PKPA, yaitu:

Pastikan sambungan internet dan komputer/laptop berfungsi baik

Sambungan internet yang baik dan perangkat laptop ataupun PC yang berfungsi baik menjadi kunci bagi setiap peserta PKPA yang akan mengikuti PKPA secara Online. Riesta juga mengingatkan agar setiap peserta PKPA Online juga memastikan berbagai fungsi yang ada pada komputer atau laptop juga berada dalam kondisi prima dan bisa digunakan dengan baik.

Jaga kondisi selalu prima

Meski mengikuti PKPA secara Online dapat dilakukan dari rumah. Namun Riesta menyarankan agar setiap peserta PKPA harus berada dalam kondisi yang prima, sebagaimana layaknya jika mengikuti kelas yang dilakukan secara tatap muka. Jangan lupa untuk menyiapkan catatan seperti buku dan alat tulis untuk mencatat berbagai materi yang penting.

Pelajari materi yang diberikan

Setiap pelaksanaan PKPA, ICJR Learning Hub, menurut Riesta selalu memberikan materi dalam bentuk soft copy. Pelajari berbagai materi tersebut dengan baik dan ada baiknya mempersiapkan pertanyaan dalam bentuk contoh kasus.

Gunakan semua fasilitas yang disediakan

Dalam menyelenggarakan PKPA, ICJR Learning Hub, selalu membuat berbagai promo dan fasilitas menarik, jelas Riesta. Salah satu promo yang bisa digunakan adalah promo kemerdekaan, yang memberikan keringanan biaya PKPA.

Selain berbagai program promosi yang selalu dihadirkan, ICJR Learning Hub juga memberikan berbagai fasilitas lain. Misalnya akses terhadap berbagai kelas pengetahuan mandiri, simulasi Ujian Profesi Advokat, termasuk mendapatkan berbagai informasi mengenai kelas pengetahuan reguler.

Ikuti PKPA Online secara penuh

Meskipun PKPA dilakukan secara online, namun mengikuti seluruh sesi PKPA adalah kewajiban penting. Pastikan jangan ada sesi yang anda lewati. Riesta mengingatkan jika tujuan dari PKPA adalah untuk membantu meningkatkan kompetensi dari para calon advokat, jadi sebaiknya manfaatkan waktu dengan baik, pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *