Mau Daftar PraKerja Gelombang 20? Begini Tips dan Cara Mudah Buat Lolos!

Mau Daftar PraKerja Gelombang 20? Begini Tips dan Cara Mudah Buat Lolos!

Kartu Prakerja adalah salah satu dari program unggulan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo yang bertujuan untuk mendorong dan mengembangkan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Secara umum, progam Kartu Prakerja adalah program bantuan biaya pelatihan dan insentif bagi para pekerja/buruh yang dirumahkan, pencari kerja, serta pelaku usaha mikro dan kecil yang kehilangan pekerjaan dan/atau mengalami penurunan daya beli akibat pandemi Covid-19 serta pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Program Kartu Prakerja bertujuan:
a. mengembangkan kompetensi angkatan kerja;
b. meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja; dan
c. mengembangkan kewirausahaan.

Untuk mendaftar di program kartu prakerja maka ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu:

  • WNI berusia 18 tahun ke atas.
  • Tidak sedang menempuh pendidikan formal.
  • Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro & kecil.
  • Bukan penerima bantuan sosial lainnya selama pandemi COVID-19.
  • Bukan Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD, ASN, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala Desa dan perangkat desa dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau BUMD.
  • Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.

Ada sejumlah keuntungan jika mengikuti program kartu prakerja diantaranya adalah:

  • Membantu meringankan biaya pelatihan yang ditanggung pekerja maupun perusahaan
  • Mendorong kebekerjaan dengan mengurangi mismatch
  • Mengurangi biaya mencari informasi mengenai pelatihan
  • Menjadi komplementer dari pendidikan formal
  • Membantu daya beli masyarakat yang terdampak mata pencahariannya akibat Covid-19

Sejak dibuka pertama di 2020, saat ini pendaftaran kartu prakerja telah memasuki gelombang ke 20. Hingga Mei 2021, pendaftar kartu prakerja telah mencapai 62,79 juta orang namun hanya 2.730.356 orang yang diterima sebagai peserta Kartu Prakerja.

Penyebab tak lolos pendaftaran juga bervariasi, diantaranya adalah:

  • Pendaftar yang sudah pernah lolos di gelombang sebelumnya
  • Pendaftar yang masih aktif sekolah atau kuliah
  • Pendaftar yang sudah pernah menerima bantuan sosial (bansos) dalam bentuk lain dari kementerian atau lembaga terkait
  • Berstatus sebagai anggota TNI atau Polri, anggota DPR atau DPRD, direksi atau komisaris dewan pengawas BUMN atau BUMD, PNS, serta perangkat desa
  • Terkena blacklist karena sebelumnya tidak mengikuti pelatihan.
  • Adanya 2 orang dalam 1 KK yang menjadi peserta kartu prakerja
  • Pendaftar lebih banyak dibanding kuota.

Karena itu sebelum mendaftar pastikan syarat – syarat pendaftaran dan pastikan anda bukan salah satu calon peserta kartu prakerja yang bakal tidak lolos verifikasi.

Cara mendaftarnya juga cukup mudah

Langkah pertama, jangan lupa untuk membuat akun Kartu Prakerja

  • Masuk ke www.prakerja.go.id
  • Pilih Menu “Daftar Sekarang”
  • Masukkan nama lengkap, alamat email, dan password
  • Cek email untuk konfirmasi akun
  • Setelah konfirmasi akun berhasil, kembali ke website www.prakerja.go.id

Isi data diri

  • Masukkan email dan password
  • Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir
  • Isi data dirimu dengan lengkap, seperti alamat rumah, nama lengkap, dan lain-lian.
  • Upload foto KTP
  • Masukkan nomor telepon dan kote OTP yang dikirim ke nomor ponsel

Ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar

  • Ikuti tes dengan klik “Mulai Sekarang”
  • Siapkan alat tulis untuk tes online yang berlangsung selama 15 menit
  • Setelah selesai, tunggu email pemberitahuan dari Kartu Prakerja.
  • Bila sudah mendapat email, segera kembali ke website untuk bergabung ke gelombang pendaftaran yang tersedia.

Menurut Head of Communications Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, pendaftar lolos atau tidak dalam program kartu prakerja bergantung pada hasil verifikasi. Pertama tentu verifikasi NIK dan yang kedua adalah verifikasi apakah pendaftar masuk kategori yang tak boleh daftar atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *