Mengenal Kriteria Usaha Mikro dan Kecil

Mengenal Kriteria Usaha Mikro dan Kecil

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mampu menjadi solusi penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk memajukan dan mengembangkan sektor UMKM agar dapat menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja yang ada dan tentu saja akan dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja yang terlibat di dalamnya sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.

Sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang telah diubah dengan UU Cipta Kerja, Kriteria Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dapat memuat modal usaha, omzet, indikator kekayaan bersih, hasil penjualan tahunan, atau nilai investasi, insentif dan disinsentif, penerapan teknologi ramah lingkungan, kandungan lokal, atau jumlah tenaga kerja sesuai dengan kriteria setiap sektor usaha.

Kriteria usaha mikro dan kecil lebih lanjut diatur pada PP No. 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Usaha mikro dan kecil dikelompokkan berdasarkan kriteria modal usaha atau hasil penjualan tahunan, kriteria modal usaha sebagaimana dimaksud digunakan untuk pendirian atau pendaftaran kegiatan usaha.

selengkapnya…

Mau ikut jadi Mediator Tersertifikasi? Segera ikut Pendidikan Mediator Bersertifikat (PMB) Kelas Online Angkatan IV yang dimulai pada Agustus 2022. Akreditasi dari Mahkamah Agung!

Segera daftarkan diri melalui ICJR Learning Hub!

One thought on “Mengenal Kriteria Usaha Mikro dan Kecil

Leave a Reply

Your email address will not be published.