Mengenal Legal Audit, Proses Awal Untuk Mitigasi Resiko Hukum Pada Bisnis

Mengenal Legal Audit, Proses Awal Untuk Mitigasi Resiko Hukum Pada Bisnis

Dalam suatu bisnis yang sedang berkembang pesat, salah satu kegiatan yang penting untuk dilakukan adalah melakukan audit. Audit sendiri adalah pemeriksaan dalam artian yang luas yang maknanya adalah evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Tujuan dari audit pada dasarnya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.

Dalam konteks hukum, dikenal suatu tindakan yang disebut sebagai legal audit. Legal audit adalah kegiatan pemeriksaan secara seksama dari segi hukum yang dilakukan oleh konsultan hukum terhadap perusahaan atau obyek transaksi sesuai tujuan untuk memperoleh informasi atau fakta materil yang dapat menggambarkan kondisi suatu perusahaan atau obyek transaksi.

Tujuan dari legal audit sendiri secara umum adalah untuk melakukan penilaian terhadap tingkat keamanan perusahaan, terutama dalam hal legal risk aspect yang dapat membahayakan asset yang dimiliki oleh perusahaan. Legal audit ini kemudian akan menjadi dasar pertimbangan bagi klien untuk mengambil keputusan tentang langkah selanjutnya sehubungan dengan transaksi yang akan terjadi.

Legal Audit sendiri, setidaknya memiliki 4 tahapan yaitu:

  • Tanda tanganConfidentiality Agreement (dalam hal akuisisi);
  • Pembentukan TimDue Diligence;
  • PersiapanDue Diligence Request List;
  • Pemeriksaan Dokumen.

Untuk melakukan pemeriksaan, seorang konsultan hukum melakukan legal audit setidaknya dengan 6 cara yaitu:

  • Pemeriksaan atas dokumen;
  • Pemeriksaan yang dilakukan melalui tanya jawab;
  • Turut serta dalam pertemuan uji tuntas (due diligence meeting);
  • Kunjungan ke lokasi (site visit);
  • Konfirmasi (cross checking) dengan profesi atau lembaga penunjang pasar modal lainnya; dan
  • Permintaan informasi, konfirmasi, dan keterangan resmi dari instansi pemerintah yang terkait.

Untuk perusahaan yang sedang berkembang dan memiliki transaksi bisnis yang besar, maka legal audit adalah kebutuhan yang tidak terhindarkan, terutama dalam proses pengambilan keputusan untuk melakukan aksi korporasi.

Untuk lebih dapat memahami proses legal audit, seorang ahli hukum atau calon ahli hukum perlu mempelajari secara cermat langkah – langkah yang perlu dilakukan untuk melakukan legal audit. Untuk mendapatkan pengetahuan dan kemampuan praktis tersebut, anda bisa melakukannya dengan membaca berbagai buku atau jurnal yang tersedia atau mengikuti Kelas Online [Virtual Short Course] Legal Due Diligence dan Legal Opinion: Strategi Mitigasi Resiko Untuk Korporasi.

Kelas ini diampu oleh Andhika Prayoga, seorang kolaborator yang meraih gelar Sarjana Hukum dan Magister Bidang Intelejen dari Universitas Indonesia. Saat ini, beliau bekerja sebagai Tenaga ahli bidang hukum dan kebijakan publik pada Sekretariat Satu Data Indonesia tingkat pusat di Kementerian PPN/Bappenas.

Kelas ini akan diselenggarakan pada Jumat, 28 Januari 2022 pada pukul 15.00 s/d selesai. Hal yang menarik dan paling penting dari kelas ini adalah akan ada practice session. Jadi tidak hanya pengetahuan yang bertambah, namun juga akan mendapatkan kemampuan dan skill praktis untuk melakukan legal audit.

Kapan lagi punya pengetahuan dan menambah skill soal legal audit? Buruan daftar! Biayanya mulai dari 50 ribu rupiah

Mau membuat perjanjian, pernyataan, ataupun dokumen hukum lainnya tanpa repot dan gratis? Anda dapat membuat beragam dokumen hukum untuk berbagai keperluan pribadi anda.

Segera kunjungi DokumenHukum.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published.