Meterai Elektronik Resmi Digunakan

Meterai Elektronik Resmi Digunakan

Sejak 1 Oktober 2021, Pemerintah meluncurkan meterai elektronik atau e-meterai yang diaplikasikan khusus untuk dokumen elektronik agar dapat digunakan sebagai bukti di pengadilan. Beleid meterai elektronik sendiri diatur secara resmi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2021 tentang Pengadaan, Pengelolaan, dan Penjualan Meterai sebagai pengaturan turunan dari Undang-Undang Nomor 10 tahun 2020 tentang Bea Meterai.

Dalam PP tersebut dinyatakan bahwa Meterai adalah label atau carik dalam bentuk tempel, elektronik, atau bentuk lainnya yang memiliki ciri dan mengandung unsur pengaman yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, yang digunakan untuk membayar pajak atas dokumen.

Dari penjelasan PP tersebut, ada 3 bentuk meterai yang dikenal yaitu meterai tempel, meterai elektronik, dan meterai bentuk lainnya. Meterai Tempel adalah Meterai berupa carik yang penggunaannya dilakukan dengan cara ditempel pada dokumen. Sementara meterai elektronik adalah Meterai berupa label yang penggunaannya dilakukan dengan cara dibubuhkan pada dokumen melalui sistem tertentu. Dan terakhir meterai dalam bentuk lain adalah meterai yang dibuat dengan menggunakan mesin teraan meterai digital, sistem komputerisasi, teknologi percetakan, dan sistem atau teknologi lainnya.

Standardisasi ketiga jenis meterai tersebut juga berbeda, yang dilakukan dengan menentukan:

  • Ciri umum dan ciri khusus pada meterai tempel;
  • Kode unik dan keterangan tertentu pada meterai elektronik; dan
  • Unsur tertentu pada meterai dalam bentuk lain.

Ciri meterai elektronik

Pada dasarnya meterai elektronik sama seperti meterai biasa. Hanya saja bentuknya elektronik. Dimensi meterai elektronik berbentuk persegi dan dominasi warna merah muda. Pada meterai elektronik masing-masing memiliki 22 digit kode unik berupa nomor seri yang dihasilkan oleh Sistem Meterai Elektronik.Selain itu juga terdapat keterangan tertentu yang terdiri atas gambar lambang negara Garuda Pancasila, tulisan Meterai Elektronik dan terdapat angka 10000 dan tulisan “SEPULUH RIBU RUPIAH” sebagaimana tarif bea meterai yang melekat dalam meterai elektronik tersebut.

Dalam acara peluncuran meterai elektronik, Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) untuk memberikan edukasi dan bukti terkait dengan keamanan dokumen dan materai elektronik. Menteri Keuangan juga meminta agar DJP dan Perum Peruri terus memantau sisi keamanan dari meterai elektronik.

Cara Membeli Meterai Elektronik

  • Untuk membeli meterai elektronik, silahkan kunjungi laman https://pos.e-meterai.co.id.
  • Klik Daftar di pojok kanan atas. . Jika Anda klik “Daftar” di laman tersebut, akan ada 3 pilihan, yakni “Personal”, “Enterprise”, dan “Wholesale”. Opsi Personal digunakan untuk layanan e-Meterai perseorangan. Lalu opsi “Enterprise” merupakan akun penggunaan layanan e-Meterai untuk internal perusahaan. Sedangkan opsi “Wholesale” adalah akun penggunaan layanan e-Meterai untuk distributor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *