Ragam Warna Dasar Pada Pelat Nomor Kendaraan Bermotor

Ragam Warna Dasar Pada Pelat Nomor Kendaraan Bermotor

Seluruh kendaraan bermotor di Indonesia wajib untuk diregistrasikan, registrasi ranmor dapat dilakukan melalui Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor atau Regident ranmor yang diadakan oleh kepolisian. Regident ranmor dilakukan sesuai dengan fungsi kepolisian yaitu untuk memberikan legitimasi asal usul dan kelaikan, kepemilikan serta pengoperasian Ranmor, fungsi kontrol, forensik kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat. Registrasi ranmor dapat dilakukan terhadap ranmor yang dimiliki oleh:

  1. Perorangan;
  2. Instansi pemerintah;
  3. Badan usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  4. PNA;
  5. Badan Internasional;
  6. Badan hukum asing yang berkantor tetap di Indonesia

Bagi ranmor yang telah diregistrasikan, kepolisian akan memberikan bukti registrasi ranmor berupa:

BPKB

Buku Pemilik Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat BPKB adalah dokumen pemberi legitimasi kepemilikan Ranmor yang diterbitkan Polri dan berisi identitas Ranmor dan pemilik, yang berlaku selama Ranmor tidak dipindahtangankan.

STNK

Surat Tanda Nomor Kendaraan selanjutnya disebut STNK adalah berfungsi sebagai bukti legitimasi Bermotor yang dokumen yang pengoperasian Ranmor yang berbentuk surat atau bentuk lain yang diterbitkan Polri yang berisi identitas pemilik, identitas Ranmor dan masa berlaku termasuk pengesahannya. STNK berlaku selama 5 (lima) tahun sejak tanggal diterbitkan.

TNKB

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat TNKB adalah tanda Regident Ranmor yang berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian Ranmor berupa pelat atau berbahan lain dengan spesifikasi tertentu yang diterbitkan Polri.

TNKB memuat:

NRKB

Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat NRKB adalah tanda atau simbol yang berupa huruf atau angka atau kombinasi huruf dan angka yang memuat kode wilayah dan nomor registrasi yang berfungsi sebagai identitas Ranmor. NRKB memuat kode wilayah/kode registrasi, nomor urut registrasi, dan seri huruf.

masa berlaku

Masa berlaku pada TNKB harus sesuai dengan masa berlaku STNK.

Menurut Perkap No. 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, TNKB memiliki beberapa warna dasar, yaitu:

  1. dasar hitam, tulisan putih untuk Ranmor perseorangan dan Ranmor sewa;
  2. dasar kuning, tulisan hitam untuk Ranmor umum;
  3. dasar merah, tulisan putih untuk Ranmor dinas Pemerintah;
  4. dasar putih, tulisan biru untuk Ranmor Korps Diplomatik negara asing; dan
  5. dasar hijau, tulisan hitam untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas atau (Free Trade Zone) yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, bahwa Ranmor tidak boleh dioperasionalkan/dimutasikan ke wilayah Indonesia lainnya.

Namun setelah dikeluarkannya Perkap No. 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Pasal 44 ayat (1), warna dasar pada TNKB diubah menjadi berikut:

  1. putih, tulisan hitam untuk Ranmor perseorangan, badan hukum, PNA dan Badan Internasional;
  2. kuning, tulisan hitam untuk Ranmor umum;
  3. merah, tulisan putih untuk Ranmor instansi pemerintah; dan
  4. hijau, tulisan hitam untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu warna TNKB untuk ranmor listrik ditambahkan tanda khusus, sesuai dengan Keputusan Kakorlantas Polri No. 5 Tahun 2020 TNKB pada kendaraan listrik memilik tanda warna biru pada bagian bawah pelat nomor.

Dalam hal penggantian warna dasar pada TNKB ini, Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri Komisaris Besar, M Taslim Chairuddin menjelaskan bahwa rencana ini akan dimulai secara bertahap pada tahun 2022. Perubahan ini akan bersifat alami sehingga tidak membebani masyarakat, adapun masyarakat yang perlu mengganti pelat nomor putih adalah saat mendapatkan/membeli kendaraan baru, memiliki kendaraan yang masa berlaku TNKB-nya habis, melakukan perpanjangan STNK, dan melakukan perubahan milik kendaraan. Alasan dilakukannya perubahan warna TNKB ini yaitu untuk mengefektifkan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *