Rencana Perpanjangan PPKM Darurat

Rencana Perpanjangan PPKM Darurat

Merujuk pada data worldometer, Pada Senin (12/7/2021), Indonesia mencatat kasus harian positif dan kematian baru akibat virus corona tertinggi di dunia.

Penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia menempati urutan tertinggi dengan 40.427 orang, disusul Inggris sebanyak 34.471, dan India 27.404. Kasus kematian harian akibat Covid juga menempatkan Indonesia di rangking pertama yang bertambah 891, kemudian disusul Brasil di urutan kedua dengan 765 jiwa, dan Rusia 710 korban meninggal. Sementara untuk kasus sembuh, Indonesia menempati urutan ketiga dengan 34.754 pasien. Urutan pertama pasien sembuh ditempati Brasil dengan 78.342 orang dan India sebanyak 45.261. Secara total, jumlah orang yang terpapar virus corona di Indonesia sudah mencapai 2.567.630 kasus.

Tak heran jika muncul scenario perpanjangan pelaksanaan PPKM Darurat yang direncanakan hingga 6 minggu. Rencana perpanjangan PPKM Darurat ini terungkap dalam bahan paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Badan Anggaran DPR RI, Senin (12/7/2021).

Perpanjangan PPKM Darurat dilakukan oleh pemerintah apabila risiko pandemi Covid-19 masih tinggi. Menurut Sri Mulyani, PPKM Darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus Covid 19.

Pemerintah sendiri menyatakan bahwa PPKM Darurat diharapkan mampu menekan jumlah kasus penularan harian hingga 10 ribu kasus per hari pada Agustus mendatang. Dan untuk untuk mencapai target tersebut maka mobilitas masyarakat perlu diturunkan sampai 50 persen.

Pemberlakuan PPKM Darurat juga telah berimbas pada perjalanan kereta komuter. PT KAI mencatat jumlah penumpang Kereta lokal turun 69 persen (12/07/2021) dibandingkan pada Senin sebelumnya (5 /7/2021). Penurunan jumlah penumpang KA lokal ini menurut Joni Martinus, VP Public Relations KAI menunjukkan bahwa masyarakat telah mematuhi aturan di masa PPKM Darurat.

Imbas penerapan PPKM Darurat apalagi jika diperpanjang tidak hanya pada jumlah penumpang harian di kereta lokal. Perpanjangan PPKM Darurat diperkirakan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Dalam paparan skenario perpajangan PPKM Darurat, Sri Mulyani menjelaskan jika tingkat konsumsi masyarakat akan melambat dan berdampak pada pemulihan ekonomi Indonesia. Selain itu pertumbuhan ekonomi diprediksi akan melambat.

Paska pemberlakuan PPKM Darurat, Bank Indonesia juga telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi. Menurut Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, jika PPKM Darurat diberlakukan selama 1 bulan maka pertumbuhan ekonomi Indonesia akan turun sekitar 3,8%.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *