Saat Advokat Mundur Dari Organisasi Advokat

Hotman Paris Hutapea, salah satu advokat kondang di Indonesia, mengumumkan pengunduran dirinya dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Versi Otto Hasibuan. Hotman Paris sendiri menolak membeberkan alasannya mengundurkan diri.

Namun, sebelum mengundurkan diri dari PERADI Versi Otto Hasibuan, Hotman Paris ternyata telah bergabung menjadi anggota Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia. Advokat kondang itu bahkan menunjukkan kartu identitas berikut no registrasi keanggotaan di DPN Indonesia.

Menanggapi pengunduran diri Hotman Paris dari PEERADI, Otto Hasibuan menjelaskan jika PERADI pimpinannya masih mempertimbangkan pengunduran diri tersebut.

Sebabnya Pasal 30 ayat (2) UU Advokat berbunyi: “Setiap Advokat yang diangkat berdasarkan Undang-undang ini wajib menjadi anggota Organisasi Advokat”. Menurut Otto Hasibuan, PERADI adalah organisasi advokat yang dimaksud dalam UU tersebut.

Namun, Hotman Paris menjelaskan jika setiap organisasi yang sudah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM berhak mengeluarkan kartu advokat.

“Saya sudah punya kartu advokat yang baru. Jadi, Hotman sudah punya kartu advokat yang baru,”

Peristiwa mundurnya Advokat dari suatu Organisasi Advokat bukanlah hal baru. Pada 2014, OC Kaligis juga mengundurkan diri dari PERADI. Namun saat itu, PERADI menjelaskan jika pengunduran diri OC Kaligis sebagai anggota (PERADI-Ed) merupakan hak dan harus dihargai.

Menanggapi mundurnya Hotman Paris Hutapea dari PERADI, Imam Hidayat – salah satu Advokat Senior dari Malang dan Sekjend PERADI versi Luhut MP Pangaribuan – menjelaskan jika pengunduran diri tersebut diperbolehkan dan sah. Apalagi dengan jumlah Organisasi Advokat yang ada saat ini juga memungkinkan terjadinya perpindahan Advokat. Imam juga menjelaskan jika pengunduran diri dari suatu organisasi advokat bersifat pemberitahuan dan bukan bersifat permohonan.

Selain pengunduran diri dari organisasi advokat dari dua nama yang cukup kondang tersebut, namun ada juga peristiwa pengunduran diri seorang advokat dari suatu Organisasi Advokat. Tercatat Kongres Advokat Indonesia, pada 2010, pernah mengabulkan permohonan pengunduran diri anggotanya dari Kongres Advokat Indonesia.

Pengunduran diri advokat dari organisasi advokat juga terjadi pada saat munculnya Organisasi Advokat baru. Misalnya pada saat Sugeng Teguh Santoso dan M. Syafei membentuk PERADI Pergerakan. Keduanya menyatakan diri telah keluar dari PERADI versi Luhut MP Pangaribuan dan membentuk Organisasi Advokat yang baru.

Mau ikut jadi Advokat? Segera ikut Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan XIII yang dimulai pada November 2022.

Segera daftarkan diri melalui PKPA Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published.