Satpol PP Diminta Lebih Humanis

Satpol PP Diminta Lebih Humanis

Di berbagai daerah, muncul berbagai cerita tentang penindakan yang dilakukan Satpol PP selama PPKM Darurat diterapkan. Di Gowa, salah satu anggota Satpol PP melakukan penganiyaan kepada perempuan saat menertibkan rumah makan. Sementara itu di Semarang, Mobil Pemadam Kebakaran digunakan Satpol PP untuk menyemprot lapak pedagang pinggir jalan yang melanggar PPKM Darurat. Tak hanya itu barang dagaan dan peralatan pedagang juga turut disita. Cerita yang mirip juga terjadi di  Surabaya, petugas Satpol PP malah menyita tabung LPG 3 Kg dan KTP milik pedagang warung.

Aksi dari para anggota Satpol PP ini kontan sorotan banyak pihak, termasuk Presiden Joko Widodo. Presiden menilai jika peristiwa pemukulan pemilik warung oleh oknum Satpol PP di Gowa telah memanaskan situasi di tengah masyarakat yang sedang menjalani PPKM darurat.

Secara khusus, Presiden juga meminta agar penegakkan PPKM Darurat dilakukan dengan cara-cara yang baik sambil membantu masyarakat. Menurut Presiden, cara itu akan lebih diterima oleh masyarakat.

Pemerintah lalu bertindak cepat, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, lalu mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/3929/SJ tentang Penerbitan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Percepatan Pemberian Vaksin Bagi Masyarakat. Dalam Edaran tersebut, Menteri Dalam Negeri meminta agar para kepala daerah memerintahkan jajaran Satpol PP untuk mengutamakan langkah-langkah yang profesional, humanis, dan persuasif dalam pelaksanaan PPKM.

Menteri Dalam Negeri menjelaskan jika pemberlakukan PPKM Darurat adalah langkah untuk menjamin keselamatan masyarakat di tengah pandemi, yang dilakukan melalui pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat.

“Kita tetap tegas, tetapi perlu humanis, manusiawi, bahasa yang santun, dan tidak menggunakan kekuatan yang berlebih,” tegasnya.

Tito sendiri menggarisbawahi permintaan Presiden Joko Widodo agar dilakukan dengan cara-cara humanis, santun, manusiawi tidak berlebihan meski tetap tegas, dan tidak ada langkah eksesif.

Edaran Menteri tersebut juga disambut oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia memberikan instruksi agar dalam pengawasan PPKM Darurat, seluruh jajaran Satpol PP di Jatim untuk tetap berlaku humanis dan manusiawi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *