Smartphone Samsung Dilarang Dijual di Rusia Karena Diduga Melanggar Paten

Smartphone Samsung Dilarang Dijual di Rusia Karena Diduga Melanggar Paten

Smartphone hasil produksi dari Samsung dilarang dijual di Rusia. Dalam putusan Pengadilan Arbitrase Moskow per 19 Oktober, tertulis bahwa sebanyak 61 model ponsel Samsung yang menjalankan Samsung Pay meliputi Galaxy Z Fold 3 dan Z Flip 3 dilarang untuk dijual.  Hal ini dilatarbelakangi oleh gugatan kekayaan intelektual yang diajukan oleh SQWIN SA yang berbasis di Swiss, yang mengklaim bahwa Samsung Pay melanggar paten sistem pembayaran elektronik yang sudah terdaftar di Rusia. Victor Gulchenko telah mengajukan paten sistem transaksi online sejak 2013, paten ini kemudian didaftarkan pada 2019 dan diberikan kepada SQWIN SA.

Lalu apakah yang dimaksud dengan Paten itu?

Paten merupakan kekayaan intelektual yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi yang mempunyai peranan strategis dalam mendukung pembangunan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum. Oleh karena itu Pemerintah melakukan perlindungan terhadap Paten melalui UU No. 13 Tahun 2006 tentang Paten.

Dimana menurut UU tersebut yang dimaksud dengan Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu melaksanakan sendiri invensi tersebut atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Berdasarkan UU Paten, terdapat 2 jenis pelindungan paten, meliputi:

  1. Paten yang diberikan untuk Invensi yang baru, mengandung langkah inventif, dan dapat diterapkan dalam industri. Ketiga hal tersebut merupakan suatu persyaratan mutlak untuk pemberian Paten yang biasa disebut sebagai persyaratan Patentabilitas. Adapun penjelasan mengenai syarat patentabilitas yaitu: (a) Kebaruan (Novelty): Suatu invensi dianggap baru jika pada tanggal penerimaan, invensi tersebut tidak sama dengan teknologi yang diungkapkan sebelumnya; (b) Langkah inventif (Inventive Steps): Suatu invensi mengandung langkah inventif jika invensi tersebut bagi seseorang yang mempunyai keahlian tertentu di bidang teknik merupakan hal yang tidak dapat diduga sebelumnya; dan (c) Keterterapan dalam Industri (Industrial Applicable): Suatu invensi dapat diterapkan dalam industri jika invensi tersebut dapat dilaksanakan dalam industri. Di dalam Undang-Undang Paten juga menilai aspek moral seperti menolak pelindungan Paten untuk invensi yang melibatkan fungsi berbahaya.
  2. Paten sederhana yang diberikan untuk setiap Invensi baru, pengembangan dari produk atau proses yang telah ada, dan dapat diterapkan dalam industri.

Mengapa Paten itu penting?

Pada prinsipnya pemegang Paten memiliki hak eksklusif untuk mengecualikan dan mencegah pihak lain dari segala tindakan yang termasuk lingkup hak eksklusifnya dan sekaligus memiliki hak ekonomi untuk menikmati manfaat finansial dalam pengeksploitasian haknya melalui tindakan peralihan hak (assignment) atau perjanjian lisensi (license). Pemegang Paten dapat menikmati pendapatan dari lisensi Paten. Tak hanya pendapatan, namun ada 7 manfaat lainnya apabila melakukan pendaftaran paten terhadap invensinya!

Yuk segera daftarkan paten atas invensi-mu melalui cekhki.id!

Dapatkan kabar terbaru langsung di ponsel anda dengan bergabung di Whatsapp Group atau Subscribe di Telegram Channel

Sederhana dan mudah!

Leave a Reply

Your email address will not be published.