[Virtual Training] Strategi Mitigasi Resiko dalam Sengketa Kontrak Bisnis

[Virtual Training] Strategi Mitigasi Resiko dalam Sengketa Kontrak Bisnis

Pendahuluan

Proses perancangan hingga peninjauan kontrak merupakan salah satu unsur esensial atau paling penting dalam dunia hukum, terutama yang berkaitan dengan bisnis dan juga hubungan keperdataan, dalam praktiknya kontrak merupakan tanda awal kesepakatan para pihak. Perancangan kontrak atau contract drafting ini merupakan sebuah keterampilan yang dapat menunjang penerapan profesi hukum secara umum, banyak profesi hukum seperti advokat, notaris, hakim, jaksa, legal perusahaan, dan profesi hukum lainnya memerlukan keterampilan ini, karena pada dasarnya profesi hukum ini sering kali menghasilkan produk tertulis dalam kinerjanya seperti surat kuasa, surat gugatan, dokumen, tuntutan, dan lainnya.

Maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa seperti yang tertuang dalam Pasal 1313 Kitab Undang-Undang Perdata (KUHPer) yang bunyinya, “Suatu Persetujuan adalah suatu perbuatan dengan mana seorang atau lebih mengikatkan diri terhadap satu orang lain atau lebih.” Dari sini dapat dipahami jika kontrak adalah awal dari kesepakatan para pihak yang saling mengikat secara sah dan berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya sesuai dengan bunyi Pasal 1338 KUHPer.

Namun kontrak yang seharusnya dapat dijadikan rujukan jika terdapat sengketa, terkadang justru malah menjadi penyebab timbulnya kerugian yang seharusnya bisa dihindari apabila para pihaknya mampu menyusun kontrak secara cermat sebelum akhirnya disepakati. Sebagai contoh masalah kontrak bisnis yang harus ditangani dengan cermat agar perusahaannya tidak mengalami kerugian bisnis dan/atau kerugian finansial.

Suatu perancangan kontrak harus selalu memperhatikan teori, asas, dan kaidah yang diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian, keterampilan peninjauan (review) kontrak dan penanganan perselisihan yang terjadi harus dimiliki juga di samping keterampilan penyusunan kontrak itu sendiri.

Dalam training virtual ini peserta akan diarahkan untuk memahami seluk beluk kontrak, tahapan penyusunan kontrak, strategi negosiasi, teknik review kontrak, dan penyelesaian perselisihan yang timbul dari kontrak. Peserta juga diharapkan mendapatkan pemahaman dari segi teori hingga praktik, mendapatkan pengetahuan keterampilan dalam praktiknya sesuai dengan pengalaman narasumber seputar perancangan dan peninjauan kontrak.


Jadwal

Senin, 25 Oktober 2021, pukul 14.00 – 16.00


Materi

  1. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kontrak bisnis
  2. Hal-hal yang sering menjadi penyebab sengketa dalam kontrak bisnis
  3. Mitigasi resiko dalam membuat kontrak bisnis.

Narasumber

Asep Ridwan, S.H. – Partner pada Practice Group Dispute Resolution Assegaf Hamzah & Partners. Beliau fokus menangani perkara-perkara litigasi dan arbitrase baik dalam perkara perdata, arbitrase, pidana, persaingan usaha, sengketa tata usaha negara, perlindungan konsumen maupun kepailitan. Beliau juga mengajar Hukum Acara Perdata pada Sekolah Tinggi Hukum Jentera Indonesia, serta saat ini menjabat sebagai Chairman Indonesian Competition Lawyers Association (ICLA). Beliau sering menjadi pembicara pada seminar atau workshop berkaitan dengan bidang-bidang hukum tersebut.


Biaya & Fasilitas

  1. Kelas Reguler: Rp.0.00 dengan fasilitas: Q & A via chat room
  2. Kelas VIP: Rp. 150.000 dengan fasilitas: Materi narasumber, Sertifikat Elektronik, Direct Q & A, berada dalam 1 frame, dan foto session

Pendaftaran


Informasi

belajar@learninghub.id | 0812-1234-3240 (whatsapp only)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *